Tampilkan postingan dengan label Jenis Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Penyakit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Juni 2017

Cara Mengobati Jamur Saprolegnia SP Pada Ikan Lele

Seputarternakin ||Cara Mengobati Jamur Saprolegnia SP Pada Ikan Lele - Jamur saprolegnia merupakan jamur air tawar yang sangat memerlukan air untuk tumbuh dan berproduksi. Jamur jenis saprolegnia sp ini sering disebut juga dengan jamur ‘air dingin’, karena berkembang sangat baik di suhu yang dingin dan lembab. Dalam budidaya ikan lele kita juga harus memperhatikan tentang bagaimana cuaca saat ini dan bila cuaca tidak menentu seperti saat ini hujan panas dan bisa kita bilang cuaca ekstrim hal ini bisa menimbulkan berbagai macam penyakit yang akan bermunculan salah satu penyakit sering menyerang pada ikan lele yaitu jamur jenis saprolegnia sp yang memiliki bentuk seperti lapisan selaput.  

Penyakit Jamur saprolegnia dapat kita lihat pada lele yang mati, karena makanannya ialah jaringan organik yang sudah mati. Pada lele yang masih hidup jamur ini memakan jaringan yang terbuka dan busuk yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti borok, lele yang terinfeksi pertam-tama seperti keluar jamur yang kemudian menyebar dan membunuhnya.

Jamur Saprolegnia SP

Jamur Saprolegnia SP


Penyakit jamur ini mempunyai ciri apabila sudah menyerang lele maka terlihat berbentuk seperti lapisan selaput, banyak ditemukan di perairan air tawar dan payau, suhu air sangat berpengaruh terhadap perkembangan jamur ini.

Ciri-Ciri Penyakit Jamur Saprolegnia SP


Anda bisa melihat kondisi ikan lele anda yang terkena panyakit jamur Saprolegnia SP  seperti di bawah ini:


  • Ikan lele akan terlihat sering mengambang dipermukaan kolam karena kehilangan keseimbangan.
  • Pergerakan ikan lele akan lebih lambat dibanding dengan lele yang masih sehat.
  • Ikan lele akan terlihat seperti benang-benang halus dan seperti kapas yang menempel pada ekor, sirip, insang bahkan dikepalanya.

Penyebab Penyakit Jamur Saprolegnia SP



  1. Kondisi cuaca yang buruk
  2. Kepadatan ikan
  3. Pemberian pakan yang berlebihan
  4. Kualitas air yang buruk 
  5. Perawatan yang kurang maksimal

Untuk Pencegahan

Menjaga kondisi air kolam dengan keadaan yang baik merupakan salah satu pencegahannya, kolam yang bersih akan terhindar dari serangan penyakit jamur dan penyakit lainnya. Dalam pemberian garam grosok di kolam ialah salah satu cara tindakan dalam pencegahannya.

Cara pengobatan Penyakit Jamur Saprolegnia SP


Gunakan Kalium Permanganat (PK)


Kalium Permanganat (PK)Kalium permanganat (PK) dapat mampu membunuh berbagai parasit dengan merusak dinding-dinding sel mereka melalui proses oksidasi. Kalium permanganat (PK) merupakan oksidator kuat yang sering digunakan dalam mengobati penyakit lele akibat ektoparasit dan infeksi bakteri atau jamur terutama pada ikan-ikan di dalam kolam.

Cara Pemakaian


Larutkan PK kedalam air kurang lebih 10 liter dan campurkan sedikit serbuk PK, kemudian aduk hingga merata. Setelah itu rendam ikan lele yang terkena jamur tersebut selama kurang lebih 30 menit. Apabila yang terinfeksi jamur lebih dari 50 ikan yang ada di kolam maka dapat dilakukan dengan menebarkan larutan PK tersebut ke dalam kolam.






Menggunakan Garam Dapur


Pada dasarnya ikan lele memiliki konsentrasi garam sebesar 1% dalam tubuhnya, sedangkan air tawar biasanya mempunyai konsentrasi garam sebesar 0,1%. Yang pada saat ikan berada di dalam air akan terjadi gradien tekanan osmotik antara ikan dengan air sebagai lingkungannya. Yang melalui proses difusi ikan mengeluarkan garam dan masuknya air tawar. Dalam mempertahankan fungsi seluler yang tepat, ikan secara terus menerus harus mengganti kandungan garam yang hilang dan mengeluarkan kembali air tawar yang berlebih pada tubuhnya. Hal ini disebut dengan proses osmoregulasi, proses ini membutuhkan energi bagi ikan. Pada ikan yang sakit energi yang dikeluarkan ini akan mengakibatkan penurunan stamina ikan sehingga efeknya lebih rentan terhadap serangan parasit dan jamur yang merugikan.

Cara Penggunaannya


Untuk penggunaan dengan cara melarutkan 3 sendok garam pada 10 liter air apabila perlu ditambahkan sedikit cuka, lalu rendam ikan lele yang terkena penyakit jamur tersebut selama kurang lebih 15 menit, angkat kembali ikan dan kemudian dipisahkan dari ikan yang lainnya. Hal ini bertujuan supaya ikan yang terkena penyakit jamur tidak menyebar.

Apabila ikan lele yang terjangkit penyakit jamur banyak, maka dapat menebarkan garam kekolam dengan kadar 3 sendok per meter persegi atau lebih baik mengganti air dan memisahkan ikan yang sakit ketempat yang lain agar penyakit jamur tidak berkembang lagi.

Demikian artikel tentang Cara mengobati ikan lele yang terkena jamur Saprolegnia SP dan semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan terima kasih atas kunjungan anda semoga kita selalu diberi kelancaran dalam setiap usaha kita dan semoga sukses selalu amin.




Rabu, 07 Juni 2017

Pengobatan Penyakit Kembung Dengan Ramuan Herbal Pada Ikan Lele

Pengobatan Penyakit Kembung Dengan Ramuan Herbal Pada Ikan Lele || Seputarternakin -Lele Kembung adalah Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan pada ikan lele, baik secara langsung maupun tidak langsung. Gangguan terhadap tersebut dapat disebabkan oleh organisme lain, pakan, maupun kondisi lingkungan yang kurang menunjang kehidupan ikan lele. 

Dengan demikian timbulnya serangan penyakit ikan di kolam merupakan hasil interaksi yang tidak serasi antara ikan, kondisi lingkungan dengan organisme penyakit. Interaksi yang tidak serasi ini telah menyebabkan stress pada ikan, sehingga mekanisme pertahanan diri yang dimikinya menjadi lemah dan akhirnya mudah diserang oleh penyakit.
Salah satu penyakit yang menyerang ikan lele adalah terjadinya pembengkakan dibagian perutnya. Dan jika hal ini terjadi pada ikan lele yang anda pelihara, maka harus segera dilakukan penanganan yang intensif.

Penyebab Lele Kembung:

Lele banyak yang mati dengan ciri perut kembung, bahkan hampir semua dalam satu kolam mengalami hal yang sama. Kembung pada lele biasanya di sebabkan karena:
Pemberian makanan atau pelet yang kurang tepat. Pemberian pakan harus memenuhi standar agar bibit lele dapat tumbuh optimal dan sehat. Lele dikenal dengan ikan yang rakus. Ketika kita memberikan pakan lele yang berlebihan, lele akan terus memakan sampai perutnya penuh hingga pada akhirnya terjadi masalah pencernaan. Ini adalah salah satu yang menyebabkan lele kembung dan lama-kelamaan akan mengakibatkan kematian.


  • Tekanan gas didalam air berlebihan sehingga mengakibatkan “emboli” (penumpukan gas dalam gelembung renang atau kembung perut)
  • Tidak stabilnya antara pH lingkungan dengan pH didalam darah ikan.
  • Salah satu jenis bakteri bisa menghasilkan dampak perut gelembung (dropsy).

Pencegahan agar lele tidak kembung :

  1. Untuk pencegahan pelet lele kita bibis terlebih dahulu tunggu 20-30 menit sampai pelet sudah mengembang dan lembut. Penambahan probiotik pada pakan lele juga lebih baik, karena akan membantu proses pencernaan pada lele.
  2. Lakukan sirkulasi air pada kolam, bisa membuat kricikan air dari pralon yang di bolong kecil.

Bahan-bahan ramuan herbal yang perlu anda sediakan:

  • 3 batang Serai 
  • 100 gram Bawang putih .
  • 250 gram Kunyit 
  • 100 gram Lada 
  • 200 gram Kencur 
  • 200 gram Temulawak.
  • 500 gram Gula merah 
  • 5 liter Air.

Cara membuat ramuan herbal :


Haluskan bawang putih, kunyit, lada, kencur, temu lawak bersama gula merah.
Rebus hingga mendidih, lalu masukkan batang serai ke dalamnya. Tunggu hingga aroma batang serai meruap. Kemudian semua bahan-bahan yang telah dihaluskan dimasukkan. Panaskan dan aduk hingga merata semua bahan tercampur.
Kurang lebih 30 menit direbus dan sudah didapat aroma jamu meruap bahan bisa didinginkan terlebih dahulu. Air rebusan bisa ditambahkan 2-3 liter air. Saring air rebusan dan masukkan kedalam wadah, botol atau galon untuk menampung jamu.
Dosis pemakaian
100 ml + 1 liter air untuk kolam ukuran 4 x 2 meter, berikan 3-4 hari sekali.

Terima kasih atas kunjungan anda dan semoga apa yang berada di artikel ini bisa bermanfaat dan berguna bagi anda semua dan bila anda mempunyai pengalaman yang lebih silahkan anda bisa berbagi dengan saya dan semoga kita selalu diberi kemudahan dan kelancaraan dalam setiap berwirausaha amin.

Senin, 13 Februari 2017

Cara Mengatasi Bibit Lele Yang Setiap Hari Mati

Seputarternakin ||Mengatasi Bibit Lele Yang Setiap Hari Mati - Bagi para pemula pastinya lele yang mati setiap hari adalah suatu kendal yang sangat besar karna belum pernah mengalaminya sama sekali maka dari itu untuk para pemula harus tau dan teliti tentang penyebab lele tersebut bisa mati kadang bisa terkena penyakit atau bisa bibit lele memang tidak baik.

Mengatasi Bibit Lele Yang Setiap Hari Mati

Mengatasi Bibit Lele Yang Setiap Hari Mati


Namun bagi pembudidaya lele hal tersebut juga bisa terjadi adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah menyiapkan kolam sebelum menebar bibit,agar lele tidak kepanasan tidak kena hujan, ketinggian air, kualitas air dan lain sebagainya.

Mengenai hal-hal tersebut untuk pemula harus lebih sering terhadap orang-orang yang lebih ahli atau sudah berpengalaman namun disini anda juga bisa belajar langsung dan tampa malu untuk bertanya dan juga anda tidak perlu membuang buang waktu luang anda yang perlu diperhatikan apabila anda mengalami kematian setiap hari yaitu bibit itu sendiri apakah memang bibit unggul atau memang kurang baik.

Permasalahan yang sering muncul dari para peternak ikan lele kenapa bibit lele setiap hari ada saja yang mati. Untuk kematian dibawah 5 ekor di awal penebaran sih terbilang tidak masalah, namun setelah 3-4 hari bibit lele setiap hari mati 10 hingga 100 ekor dengan hal demikian terbilang masalah yang besar. Dalam hal ini bibit lele yang mati biasanya tenggelam dan keesokan harinya baru mengambang, kematian setiap hari yang terjadi berturut-turut yang menyebabkan setiap hari bibit lele selalu ada yang mati.

Ada 3 hal yang menjadi permasalahan atau yang sering diabaikan tapi sangat berpengaruh pada kehidupan lele.

>>Kepanasan

Kolam yang berhadapan langsung dapat menyebabkan kepanasan, dan lendir lele akan mengelupas, mulut dan ekor lele akan berwarna merah, mengambang dan kemudian mati.

>>Kehujanan


Curah hujan dengan intensitas yang tinggi akan menyebabkan PH air kolam menjadi turun dan ini akan menyebabkan masalah pada bibit lele. Nafsu makan berkurang, mengambang dan mati.

>>Pakan Berlebihan


Pemberian pakan yang berlebihan juga menyebabkan masalah pada bibit lele. Pembusukan bahan pakan organik dan un-organik yang tidak terurai yang berasal dari sisa makanan menyebabkan amoniak, dan itu akan menyebabkan masalah pada bibit lele. Kebanyakan lele cenderung naik ke atas permukaan air dan selang 1 hari akan banyak yang mati.

Kenapa Bibit Lele Ada Yang Mati Setiap Hari


Catatan penting yang sangatlah perlu dalam membudidayakan lele adalah dengan menyiapkan kolam sebelum akan menebar bibit. Lalu bagaimana supaya lele tidak kepanasan tidak terkena guyuran air hujan langsung , ketinggian air, kualitas air dan lain sebagainya.

Berikut adalah Cara mengatasinya

  • Lakukan pemindahan lele pada sore/pagi hari ke kolam yang sudah siap. Koalam yang terisi air Minimal air sudah didiamkan selama 7 hari dan sudah diberi probiotik sehingga muncul hewan-hewan kecil yang akan menjadi pakan alami lele. 
  • Waktu pemindahan dikolam akan terlihat bangkai bibit lele yang ada didasar kolam, biasanya bangkai didasar kolam lebih banyak dari pada yang mengambang. 
  • Puasakan Ikan selama 1 hari dan beri pakan dengan takaran sedikit seiring pergantian hari dan pemberian pakan di tambah sesuai kebutuhan lele.
Demikianlah ulasan tentang Cara Mengatasi Bibit Lele Yang Setiap Hari Mati dan semoga apa yang telah disampaikan bisa bermanfaat buat anda semua 

Minggu, 12 Februari 2017

Cara Mengobati Penyakit Borok Bintik Merah / Aeromonas Pada Lele

Cara Mengobati Penyakit Borok Bintik Merah ||Penyakit Aeromonas Pada Lele adalah salah satu penyakit yang menjadi momok para petani,karna penyakit ini sedikit berbeda dengan yang lain yaitu dengan ciri borok berwarna merah dan kulit ikan mengelupas dan ini disebabkan oleh bakteri aeromonas.Lele juga salah produk yang bisa dibilang komoditi unggulan karna permintaan pasar yang cukup besar.

Ciri- Ciri Ikan yang Terserang Penyakit Aeromonas



Ciri- Ciri Ikan yang Terserang Penyakit Aeromonas

Dan inilah salah satu hambatan/kendala para petani yang bisa mengakibatkan para petani merugi,tidak jarang para petanni yang sabar dalam menghadapi peyakit ini. Penyakit ini muncul karna kualitas air pada kolam anda dalam kondisi kurang baik atau buruk,terutama jika kandungan bahan organiknya meninggi akibat perubahan musim dari panas ke hujan. Penyakit ini dapat menular melalui perantaraan air, peralatan kerja, lele carrier serta tumbuhan air.

Ciri – ciri ikan lele yang telah terserang oleh Bakteri Aeromonas sp dan Pseudomonas sp

Beberapa ciri lele yang telah terserang oleh Bakteri Aeromonas sp dan Pseudomonas sp yaitu pada pangkal sirip dada lele terdapat benjolan yang berwarna merah, perut burayak lele menjadi bengkak serta badan lele dewasa penuh dengan borok dan lele terlihat tidak sehat.

Penyakit ini dapat dicegah apabila kolam selalu dijaga dalam kondisi bersih, rajin melakukan penyucian terhadap semua peralatan kerja serta karantina lele yang sakit atau yang masih baru.

Baca Juga:

Baik sobat berikut adalah 3 cara pengobatan  untuk mengatasi penyakit ini:

  • Perendaman

>> Ikan lele direndam di larutan PK berdosis 10 – 20 ppm selama 30 – 60 menit.
>> Ikan lele direndam di larutan oxytetracycline berdosis 5 ppm selama 24 jam.
>> Setelah itu ikan lele direndam di larutan emequil berdosis 5 ppm selama 24 jam.

  • Pakan

>> Cara Pengobatanya yaitu melalui pakan dan dapat diberikan dengan cara mencampurkan oxytetracycline sebanyak 50 mg / kg ikan selama 10 hari.

  • Penyuntikan (Dilakukan Terhadap Lele Idukan)

>> Disuntik secara intraperitomeal / intra muscular dengan menggunakan oxytetracycline 20 mg / kg ikan – 40 mg / kg ikan.
>> Disuntik secara intraperitomeal / intra muscular dengan menggunakan kanamcyin 20 mg / kg ikan – 40 mg / kg ikan.
>> Disuntik secara intraperitomeal / intra muscular dengan menggunakan steromycin 20 mg / kg ikan – 40 mg / kg ikan.

Dan demikian lah sekilas penjelasan tentang bagaiman Cara Mengobati Penyakit Borok Bintik Merah / Aeromonas Pada Lele mungkin hanya itu saja ulasan dari saya dan semoga bermanfaat buat anda semua terima kasih atas kunjungan anda  dan salam sukses dari saya amin.

Jumat, 10 Februari 2017

Cara Mengobati Kolam Lele Berbusa dan Penyebab-Penyebabnya

Cara Mengobati Kolam Lele Berbusa || Penyebab dan Cara Mengobati Kolam Lele Berbusa - Baik kawan kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang kolam lele yang berbusa dan saya pun pernah mengalami hal ini bahkan lebih parah lagi sudah berbusa di tambah ikan lelenya Menggantung dan juga diikuti dengan Kembung hal ini pernah menjadikan saya pusing dan bingung maka dari itu saya akan bagikan kepada anda dan alhamdullillah berhasil.

Ikan lele merupakan salah satu ikan yang terbilang hebat karna sanggup hidup di berbagai kondisi dan juga dalam kepadatan yang tinggi.Maka dari itu ikan lele sangat cocok bila kita bisa melakukan intesitas lahan secara maksimal yang bisa memberikan keuntungan yang cukup besar.

Cara Mengobati Kolam Lele Berbusa

Cara Mengobati Kolam Lele Berbusa

Penyebab dan Cara Mengobati Kolam Lele Berbusa


Busa yang muncul di permukaan air kolam ini salah satunya bisa dihubungkan dengan tingginya jumlah ikan di dalam kolam. Kolam berbusa dan muncul gelembung-gelembung kecil Pada satu kolam pemijahan yang umumnya berukuran kecil, padahal dari satu induk ikan lele dapat menghasilkan ribuan hingga puluhan ribu benih.maka dari itu bisa disimpulkan karna ikan terlalu padat dan juga bisa karna curah hujan yang terlalu tinggi yang menjadikan PH air turun pada waktu musim hujan Pada kasus seperti ini baik segera dilakukan langkah penjarangan setelah benih berusia beberapa hari dengan membagi benih lele menjadi beberapa kolam.

Penyebab Kolam Lele Berbusa


Ada beberapa penyebab yang diantaranya yaitu:


  • Adanya gelembung-gelembung di kolam lele biasanya dihasilkan oleh lendir lele karena faktor bibit lele stres yang sehingga mengeluarkan lendir.
  • Karena jumlah bibit di kolam terlalu padat.
  • Karena sangat tingginya kadar organik yang terlarut di dalam air. Bahan organik ini dapat berasal dari sisa kotoran lele yang tidak terurai dan sisa pakan yang tidak dimakan lele.
  • Karena adanya ledakan alga atau bisa disebut juga dengan algae blooming, yang ledakan alga tersebut terjadi karena proses pemupukan yang terlalu berlebihan penggunaan katalis plankton.
Hal-hal tersebut menjadikan para petani rugi karna kematian ikan lele yang tinggi dan pada umumnya karna faktor kepadatan dari benih yang ada dan tidak di imbangi dengan pergantian volume air yang kurang maksimal 

Baca Juga:

Tehnik Sukses Pembesaran
Panduan Sukses Budidaya

Cara Mengatasi Kolam Lele Berbusa


Dan bila anda dalam kondisi musim penghujan sebaiknya anda tutup kolam anda dengan terpal dan esoknya buka penutup kolam anda dan bila terjadi ada buih-buih busa pada kolam terpal Untuk mengatasinya yakni dengan cara buang air bagian bawah sebanyak 40% kalau sudah isi kembali kolam dan lele wajib dipuasakan kurang lebih 1 hari sampai ikan lele tersebut lincah. Anda juga bisa memberikan pakan sedikit dan diberi probiotik supaya bakteri pengurai kembali bertambah sehingga media menjadi stabil.

Mengatasi Kolam Lele Berbusa

Mengatasi Kolam Lele Berbusa


  • Untuk kolam yang terlalu padat dapat dengan melakukan anda bisa melakukan penggerojokan air secara terus menerus sampai ikan agak terlihat stabil.
  • Anda juga bisa melakukan pembersihan kotoran yang berada dalam kolam anda dengan menggunakan spon atau sapu ijuk kecil yang dibuat kecil sesuai kebutuhan anda 
  • Anda juga bisa memberikan antibiotik yang sifatnya bisa dapat mengembalikan ph air

Catatan bila memang semua langkah diatas terlalu berat bagi anda,anda bisa melakukanya satu persatu dan tidak perlu harus bersama,dan demikinlah pengalaman saya yang bisa saya berikan dan semoga bermanfaat bagi anda semua dan semoga sukses.

Rabu, 08 Februari 2017

Cara Mengatasi Penyakit Kembung Pada Ikan Lele Terbaru

Cara Mengatasi Penyakit lele Kembung || Cara Mengatasi Penyakit Kembung Pada Ikan Lele - Pada waktu saya melakukan pemijahan atau budidaya ikan lele saya banyak mengalami berbagai kendala atau macam-macam penyakit yang salah satunya yaitu perut ikan lele buncit atau kembung dan lele yang berukuran kecil itulah yang sangat rentan dengan keadaan tersebut dan saya sendiri sudah mencari-cari obat-obatan yang pas untuk penyakit tersebut.

Penyakit Lele Kembung


Penyakit lele Kembung/perut buncit terjadi sebab lele kekenyangan tetapi karna aktivitas bakteri yang berada dalam perut ikan lele. Banyak kumpulan obat-obatan lele yang pernah saya pakai namun hasilnya sama lele mati perut buncit tetap tidak berubah dan saya juga pernah memakai obat bibit lele menggantung dan hasilnya pun masih belum berubah yaitu lele mati untuk itu kita harus paham penyakit lele kembung agar tidak salah aplikasi.

Lele yang menderita perut kembumg biasa akan mengambang dipermukaan,lele yang demikian berbeda dengan lele yang mengambang,berdiri,hormat.Lele yang ini malas bergerak dan bila bergerak,gerakanya pun sangat lambat dan juga tidak mau makan.


Bibit Ikan Lele


Bibit Ikan Lele

Lele 1 Bulan


Lele 1 Bulan

Lele 1,5 Bulan


Lele 1,5 Bulan

Kondisi seperti ini bila kita tidak waspada atau bahkan anda biarkan maka bibit lele anda akan mati walaupun dengan jangka waktu yang lama.Penyebab dari kondisi seperti ini dikarnakan bibit ikan lele anda daya tahanya menurun dan bersamaan dengan datangnya penyakit dan setelah daya tahan menurun yang semula bakteri yang berada dalam tubuh ikan tersebut positif menjadi bakteri negatif yang membahayakan dan bisa mengakibatkan perut kembung pada ikan lele anda.

Penyebab Turunya Daya Tahan Pada Ikan Lele 

  • Kondisi air yang kotor,
  • Pemberian  pakan yang berlebihan 
  • Lele stress 
  • PH air pada kolam tidak seimbang
Untuk penyembuhan penyakit kembung pada lele sebenarnya tidak terlalu susah, intinya adalah mengembalikan ketahanan tubuh lele tersebut.

Langkah-langkah yang harus dilakukan saat lele budidaya anda terserang kembung adalah:

  • Pisahkan lele yang kembung pada kolam yang terpisah dengan lele sehat,
  • Alirkan air secara terus menerus sampai volume 80%
  • Tambahkan 1 sendok teh garam per 1 galon air kolam,
  • Berikan  pakan lele sedikit saja 
  • Berikan antibiotik pada kolam lele.
Perlakuan di atas dapat diterapkan pada lele kecil maupun lele besar. Sebenarnya langkah yang lebih baik dilakukan adalah dengan mencegah sebelum penyakit tersebut muncul. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Tips Pencegahan 


  • Usahakan air kolam dalam kondisi baik,
  • Kolam dapat diganti airnya secara berkala
  • Berilah pupuk organik 
  • Berikan pakan yang berkualitas, memiliki nilai gizi yang lengkap
  • Jangan terlalu berlebihan pada waktu pemberian pakan
Demikian seputar pengetahuan dari saya dan terima kaish atas kunjungan anda dan semoga ilmu yang saya bagikan bermanfaat bagi anda semua,salam sukses dan janganlah pernah menyerah 

Selasa, 07 Februari 2017

Cara Mengobati Lele Moncong Putih Ampuh Terbukti

Cara Mengobati Lele Moncong Putih || Cara Mengobati Lele Moncong Putih Ampuh Terbukti - semakin banyaknya jumlah pertumbuhan peternek ikan lele juga di imbangi dengan semakin kuat dan banyak penyakit yang berkembang maka dari itu untuk mengatasi semua itu kita harus teliti dan selalu berbagi informasi kepeda semua orang dan kali ini saya akan bagikan bagaimana cara mengobati ikan lele yang terkena moncong putih.

Penyakit moncong putih sudah sangat familiar bagi para pembudidaya lele. Apabila penanganan dilakukan dengan cepat, akan dapat menyelamatkan 20% total kematian yang timbul akibat penyakit ini,” ungkap drh. Putu Eka Sudaryatma dari Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Denpasar.

Cara Mengobati Lele Moncong Putih


Cara Mengobati Lele Moncong Putih

Menurut Ir. Taukhid, M.Sc., Peneliti Madya Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT) Bogor, “Penyakit mulut putih pada benih ikan lele merupakan penyakit complex aetiological agents. Karena disebabkan oleh beberaba faktor (biotik dan abiotik) yang saling memperburuk status kesehatan ikan.

Hal ini di sebabkan karna kondisi lingkungan terutama PH air yang tidak menentu karna cuaca atupun iklim hal-hal inilah yang menyebabkan atau pemicu timbulnya penyakit Moncong Putih.Namun ada pula juga faktor-faktor lain yakni pemberian pakan yang tidak seimbang dengan kebutuhan sehingga mengakibatkan kualitas PH air yang berubah maka dari itu kita harus teliti tentang pemtumbuhan dan kebiasaan ikan tersebut karna tidak lain hanya kita yang tau kondisi atau perubahan disetiap harinya.

Penyakit Moncong Putih disebabkan karena adanya luka terbuka yang bisa disebabkan oleh parasit eksternal dan adanya trauma seperti benturan atau gesekan pada saat sortir dilakukan yang mengakibatkan infeksi pada luka tersebut yang tampa kita sadari akan luka ikan tersebut dan pada umumnya kita pasti beranggapan bahwasanya bibit ikan yang kita pilih teryata juga mengalami trauma ataupun luka.

Baca Juga:
Cara Mengobati Ikan Lele yang Terserang Sirip Merah
Cara Pengobatan Lele Menggantung

Cara Mengobati Lele Moncong Putih Ampuh 


Jantung Pisang


Jantung Pisang

Jantung Pisang merupakan salah satu obat-obatan herbal untuk pengobatan ikan lele yang terkena penyakit moncong putih .

Dengan cara sebagai berikut:


  • Carilah jantung pisang sesuai kebutuhan 
  • Cacah jantung pisang dan masukkan kedalam kolam
  • setelah 2-3 hari angkat semua cacahan tersebut


Bonggol Pisang juga dapat mengobati ikan lele yang terserang oleh jamur, selain itu bonggol pisang berfungsi juga sebagai penyetabil ph air, jangan sampai menambahkan bonggol pisang terlalu banyak, karena memberikan berlebihan dapat berakibat buruk pada lele dan mungkin hanya itu saja yang bisa saya berikan dan apabila anda menemukan kendala-kendala lain silahkan komentar di bawah ini dan selamat mencoba semoga bermanfaat.

Cara Pengobatan Lele Menggantung di Permukaan Air Kolam

Cara Pengobatan Lele Menggantung || Cara Pengobatan Lele Menggantung di Permukaan Air -Hal- hal yang sering terjadi pada peternak ikan lele dan menjadikan sebuah momok para peternak ikan lele banyak sekali peternak yang sering mengeluh dan bartanya bagaimana cara penanggulangan atau cara pengobatan lele yang menggantung di permukaan kolam.Lele yang menggantung atau hampir berdiri bahkan ada yang bilang kalau sedang mengikuti upacara lele hehehe dan lele yang mengambang ini terkadang hanya sebagian saja, namun tidak jarang pada hampir seluruh permukaan kolam dipenuhi dengan lele yang sedang dalam posisi ini

Dugaan awal karna lele sedang kekenyangan karna kebanyakan ikan lele yang sudah terlalu kenyang juga mengambang akan tetapi perlu anda semua ketahui bahwaanya iken lele yang kekenyangan walaupun mengambang keatas permukaan kolam tetapi ikan tersebut masih aktif dalam bergerak kadang bisa di atas kadang juga terlihat di bawah itu bisa terlihat bila kolam anda semua dengan kondisi air yang jernih jika itu terjadi pada ikan lele anda silahkan anda lihat dulu pergerakanya apakah kekenyangan atau memang terserang penyakit.

Cara Pengobatan Lele Menggantung

Ikan lele yang menggantung diam ini belumlah tentu karena kondisinya yang sedang sakit. Lele yang menggantung bisa saja terjadi pada ikan yang sehat karena kondisi lingkungan kolam. Salah satu hal yang membuat lele menggantung adalah kualitas air yang buruk. Kotoran dan sisa metabolisme ikan akan memperburuk kualitas air kolam, juga sisa pakan. Kotoran yang membusuk akan salah satunya menghasilkan ammonia atau NH3 yang dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan kematian ikan.

Kualitas Air Buruk

Kualitas Air Buruk

solusinya mungkin anda semua bisa melakukan pergantian air kolam sebanyak 50% atau sampai 70% dari volume air kolam tersebut dan usahakan pengurangan pakan bahkan hingga 80% dari biasanya setelah memang kondisinya sudah mulai membaik lalu anda semua bisa menambah volume pakan secara berkala lihat dan perhatikanlah ikan perkembanganya sampai benar-benar sehat.

Setelah pergantian air namun ikan tetap saja menggantung dapat mengindikasikan ikansakit. Ikan yang sakit dapat dideteksi dari-tanda-tanda yang ada.Nafsu makan banyak tapi ikan banyak yang mati bahkan ada pula Perut ikan yang membesar atau kembung dapat mengindikasikan lele sedang terserang penyakit. Selain perut kembung penyakit yang umum terkait kualitas buruk air kolam adalah timbulnya benjolan kecil-kecil di kepala ikan antara kepala dan tubuh ikan tidak seimbang.

Sebelum kita mempelajari khasiat dari bahan alami tersebut, kita perlu mengetahui bahwa penyakit pada ikan lele biasanya ditimbulkan dari perubahan suhu dan iklim secara ekstrim. Selain itu, faktor lingkungan dan pengetahuan yang kurang mengenai pembudidayaan ikan lele juga menjadi pemicu kegagalan dalam menggeluti usaha ini. 

Faktor lingkungan meliputi:

  • Suasana kolam yang terlalu teduh atau terlalu panas 
  • Lingkungan sekitar kolam yang kotor/ becek atau ditumbuhi semak belukar 
  • Suasana sekitar kolam yang terlalu bising 
  • Penggunaan air yang sudah tercemari bahan kimia berbahaya 
  • Banyak predator yang sering masuk kelingkungan kolam(burung,ayam, ular, biawak,dan lainnya) 
  • Udara disekitar kolam yang kurang sehat
Untuk itu saya akan berbagi kepada anda semua tentang pengalaman yang sudah saya pelajari dan saya selalu menggunakan obat-obatan herbal seperti

Daun Pepaya


Daun Pepaya

Daun Sirih


Daun Sirih

Mengkudu


Mengkudu

Simak Juga:
Cara Mengobati Ikan Lele yang Terserang Sirip MerahIkan Lele Agar Cepat panen Cara Budidaya Ikan Lele Untuk Pemula

Cara-Cara  atau Aplikasinya:


Usahakan air di dalam kolam anda sudah diganti dengan volume 50-805 carilah daun pepaya dan sirih kumpulkan lalu blender dengan air daun-daun tersebut secara bersama-sama dan lalu peras hasil blenderan tersebut dan siramkan ke kolam anda dan untuk mengkudu pilih mengkudu yang sudah matang lalu remas mengkudu tersebut dan tebarkan ke kolam anda dan tunggulah hasil dari pengobatan anda sampai benar berkhasiat.

Mungkin hanya itu saja yang bisa saya berikan dan terima kasih atas kunjungan anda semoga bermanfaat Ssemoga Sukses dan bila anda ada keluhan silahkan komentar di bawah ini.

Cara Mengobati Ikan Lele yang Terserang Sirip Merah (Aeromonas)

Cara Mengobati Ikan Lele || Cara Mengobati Ikan Lele yang Terserang Sirip Merah - Dalam proses pembudidayaan ikan, salah satu permasalahan yang selalu menjadi momok bagi para pembudidaya ikan adalah masalah penyakit seperti penyakit Aeromonas yang dapat menyebabkan hasil produksi tidak optimal. Ikan yang terserang oleh penyakit ini ditandai dengan gejala-gejala sebagai berikut:


Gejala - Gejala Ikan Lele Yang Terkena Penyakit

  • Terdapat bercak merah pada bagian dada, perut, dan pangkal sirip, 
  • Berkurangnya selaput lendir (mucus),
  • Sisik rusak dan rontok 
  • Sirip punggung, dada dan ekor rusak dan pecah-pecah, menyebabkan ikan lemah dan kehilangan keseimbangan.

Cara Mengobati Ikan Lele Terkena Penyakit Terserang Sirip Merah (Aeromonas)


Lele yang Terserang Sirip Merah (Aeromonas) sangat mempengaruhi hasil panen pada peternak ikan lele yang pastinya mempengaruhi hasil produksi  panen para peternak ikan lele maka dari itu cara ini ampuh untuk anda semua sebagai langkahnya

Banyak sekali dalam kendala atau keluhan pada setiap usaha tidak luput dengan usaha budidaya ikan lele  salah satunya yaitu penyakit sirip merah Aeromonas dan sayangnya para petani lele dalam mengatasi penyakit ini lebih sering menggunakan obat-obatan kimia yang apabila dipakai secara berkelanjutan maka dalam kurun waktu tertentu akan mengakbatkan dampak yang buruk pada lingkungan budidaya tersebut.

Padahal banyak alternatif-alernatif lain yang bersifat alami dan dapat digunakan sebagai pengobatan penyakit sirip merah Aeromonas hydrophila pada ikan lele, yakni daun meniran (Phylanthus urinaria) dan bawang putih (Allium sativum).

Baca Juga: Pengobatan Lele Menggantung

Dengan Daun Meniran



Dengan Daun MeniranDaun meniran dan bawang putih yang bagi manusia dapat berkhasiat sebagai pencegah infeksi virus dan bakteri, serta mendorong sistem kekebalan tubuh, ternyata juga dapat digunakan untuk mengatasi penyakit Aeromonas pada ikan.

Berdasarkan penelitaian yang sudah dilakukan sejak Tahun 2008 oleh salah satu dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor, Dinamella, penggunaan daun meniran dan bawang putih pada ikan yang terkena penyakit Aeromonas dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan hingga 25-30%.

Dengan Bawang Putih


Dengan Bawang PutihCara membuat obat dari tepung daun meniran dan bawang putih ini relatif mudah. Daun meniran dibersihkan lalu dikeringkan tanpa terkena sinar matahari langsung selama 3 – 4 hari. Setelah kering kemudian dihaluskan dengan menggunakan blender. Sedangkan untuk membuat tepung bawang putih diawali dengan mengupas bawang putih dan diiris tipis-tipis. Selanjutnya dikeringkan tanpa menggunakan sinar matahari langsung selama 3-4 hari dan dimasukkan ke dalam oven selama 1 jam dengan suhu 60 oC. Jika sudah kering kemudian dihaluskan degan cara diblender. 

Adapun cara aplikasinya adalah melalui metode repelleting atau mencampur tepung daun meniran dan tepung bawang putih dengan pakan (pellet). Perbandingan daun meniran dengan bawang putih yang digunakan adalah 2 : 1. Hasil dari pengujian Dinamella, penggunaan dosis 2,1% tepung meniran dan bawang putih yang dicampur pada pakan, efektif untuk pencegahan infeksi Bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan lele dan dapat meningkatkan kelangsungan hidup 25-30% pada ikan yang terinfeksi.

Terima kasih atas kunjungan anda karna sudah berkenan untuk hadir di blog ini dan bila anda semua mempunyai keluhan atau kendala yang lain silahkan anda bisa komentar di sisini dan semoga ilmu ini bisa bermanfaat untuk anda semua terima kasih dan sukses selalu.